313522581

  • Judul: PBC.Ordinary Girl
  • Penulis: Esa Khairina
  • Penerbit: Dar! Mizan
  • Jumlah Halaman: 180 hal.
  • Rating: ★★★☆☆

Pernahkah kamu bertanya bagaimana rasanya menjadi bintang? Ketika semua mata tertuju padamu. Ketika semua elu-elu semangat ditujukan untukmu. Ketika semua surat sayang dari penggemar didedikasikan hanya untukmu. kamu mungkin mengira kebahagiaanmu sudah sempurna. Semua cewek iri padamu, semua cowok ingin tinggal di rumahmu yang bagai istana.

Aku tak perlu bertanya-tanya, karena aku tahu persis rasanya bagaimana. Aku memiliki semua fantasi itu, bahkan dengan mudahnya. namun, maaf kalau ini akan membuatmu terkejut … yang kuinginkan hanyalah satu:

Aku ingin menjadi gadis biasa-biasa saja

– – –

Vira Annida adalah seorang superstar. Di usianya yang masih belia, namanya telah menjadi pujaan anak remaja seluruh negeri. Suaranya yang merdu serta aksi panggungnya yang enerjik selalu dinanti-nanti oleh para penggemar.

Namun, di sekolah Vira hanyalah gadis biasa. Ditengah jadwalnya yang super padat, Vira tetap rajin ke sekolah, mengerjakan tugas-tugas, dan bergaul dengan teman-temannya seperti gadis yang lain. Di sekolah, Vira bernama Nadira.

Namun, karirnya sebagai penyanyi terancam setelah dokter memvonis Vira menderita amandel dan harus di operasi. Efek samping operasi yang katanya bisa membuat orang cadel terus menghantui Vira. Seolah ujian itu saja belum cukup membuatnya pusing, Arjuna, teman sekolah Vira mengetahui identitas asli Nadira alias Vira.

Novel remaja ini ditulis oleh gadis berusia 19 tahun. Jika dipikir-pikir, diusia seperti itu telah bisa menghasilkan sebuah novel adalah prestasi besar (jika membandingkan dengan diri sendiri huhuhu….)

Gaya bahasanya lincah dan khas remaja sehingga membaca novel ini tidak terasa membosankan. Melalui Vira/Nadira, kita dibawa mengingat kembali masa-masa SMP yang ceria, kala persahabatan adalah hal yang utama.

Ide yang diangkat oleh penulis juga sangat menarik. Menyelami kehidupan seorang idola beserta jadwalnya yang sibuk sekaligus menjadi anak SMP biasa. Usaha Vira dalam merahasiakan identitas aslinya menjadi poin paling menarik dalam novel ini. Karakternya yang ceria dan blak-blakan terkadang membuatnya kesulitan sendiri. Salin itu, ada Arin, sahabat Nadira di sekolah sekaligus satu-satunya sahabat yang tahu identitas asli Nadira. Ada juga si kembar Rifki dan Fajri yang kampungan, dan Arjuna yang menyebalkan. Novel ini dipenuhi dengan karakter menarik.

Hanya saja, saya menemukan beberapa typo di novel ini. Seperti eye contact  di halaman 20. Bukankah seharusnya contact lens? Hehehe… selain itu, tak banyak yang bisa saya kritik dari novel ini. Sebuah bacaan ringan yang bisa menyingkirkan stress kala persiapan 17-an kemarin (curhat)

Advertisements