14739098

  • Penulis: M. G. Harris
  • Penerjemeh: Nina Andiana
  • Penerbit: GPU
  • Jumlah Halaman: 367 hal.
  • Rating: ★★★★☆

Selama ini Josh tidak sepenuhnya memahami konsekuensi perjalanan waktu: bahwa hal sekecil apa pun bisa mengubah masa lalu sekaligus masa depan, menciptakan dunia parallel yang tak terduga. Sampai ia dijebak dan terlempar ke masa keemasan bangsa Maya kuno- bersama Ixchel!

Kini Josh harus mengatasi berbagai bahaya dalam realitas parallel mengerikan yang muncul di hadapannya, berusaha memperbaiki kesalahan yang dilakukan penjelajah waktu misterius. Tetapi, bagi Josh, yang terpenting adalah memastikan Ixchel selamat dalam petualangan mendebarkan itu.

– – –

Berhasil lepas dari cengkeraman Sekte Huracan berkat Gelang Itzamna, Josh dan Ibunya akhirnya menetap di Ek Naab. Josh menjalani hari-harinya dengan normal, seperti yang selama ini didambakannya seperti berlatih capoeira dan belajar di sekolah. Tapi tak semua keinginan Josh terwujud. Setelah menyadari perasaannnya terhadap Ixchel, Benicio malah mendahului Josh dan berpacaran dengan Ixchel. Akhirnya Josh harus menahan diri dari rasa cemburu setiap saat dengan berkonsenterasi pada latihan capoeiranya.

Hanya saja, kehidupan ‘normal’ pada akhirnya harus terusik dengan sebuah kenyataan mengejutkan. Di Ek Naab, tak seorang pun yang mengetahui tentang Tyler, sahabat Josh yang telah berkali-kali terlibat dalam petualangan berbaha Josh. Setiap kali Josh menyinggung tentang Tyler, tak seorang pun mengerti siapa yang Josh sedang bicarakan. Semua bersikap seolah di dunia ini tak ada orang yang bernama Tyler. Sesuatu yang aneh telah terjadi. Perlahan-lahan Josh menyadari bahwa fakta tak ada seorang pun yang mengenal Tyler mungkin saja berkaitan dengan tindakannya yang telah menjelajahi waktu. Perubahan sekecil apapun di masa lalu akan memberi dampak di masa depan. Dan puncak dari segala kejadian aneh di Ek Naab adalah menghilangngnya Blanco Vigoras, sosok misterius yang paling di hormati di Ek Naab.

Mau tak mau seseorang harus kembali ke masa lalu untuk memperbaiki beberapa hal. Montoyo menawarkan dirinya untuk melaksanakan tugas itu. Namun lagi-lagi rencana tak berjalan dengan benar, Montoyo ‘menipu’ Josh yang mengakibatkan Josh sendirilah yang harus kembali ke masa lalu, masa kejayaan Bangsa Maya. Yang lebih parah, kali ini Ixchel lagi-lagi harus terlibat.

DSC_1546 (2)Jika di tiga buku sebelumnya lebih banyak membicarakan tentang perburuan ‘peninggalan’ Itzamna, maka buku ke empat lebih banyak menceritakan tentang perjalanan waktu dan time parallel. Sebelum membaca buku ini aku menyempatkan diri untuk mengintip review di Goodreads karena cerita tentang time parallel akan selalu menarik namun membingungkan. Benar saja, banyak pembaca yang kebingungan mengikuti alur cerita ini. Ekspektasiku pun melambung tinggi, mengingat buku ke tiga benar-benar sanggup membuatku menahan napas akibat membaca petualangan Josh dan kawan-kawan.

Setelah membaca, ternyata tak semembingungkan yang kuduga. Memang ada time parallel akibat dari di utak atiknya masa lalu. Namun ‘percabangan’nya tidak banyak sehingga bagiku sangat mudah memahami konsekuensi time parallel yang di alami Josh. Aku pernah menonton cerita serupa yang jauh lebih membingungkan.

Meskipun tidak sesuai ekspketasi awal, buku ini tetap saja sangat menarik. Seperti yang kubilang tadi, kisah-kisah penjalah waktu dan time parallel sangat menarik untuk dibaca. Kemampuan M.G. Harris dalam menyusun ‘dunia cabang’ lumayan oke apalagi telah dibumbui petualangan mendebarkan Ixchel dan Josh di era 650 SM. Aku hanya butuh waktu sehari untuk merampungkan buku ini dan tanpa ragu memberinya empat bintang.

Sekarang tersisa satu buku lagi untuk memastikan apakah dugaanku mengenai Arcadio benar atau keliru. Semakin kesini aku semakin yakin, tapi tetap saja… seri terakhir selalu menjanjikan banyak kejutan bukan?


“Ada serangkaian masa yang tak terhitung banyaknya dalam jarring waktu yang divergen, konvergen, dan parallel yang terus berkembang dan memusingkan” –Jorge Luis Borges


Advertisements