6563516

  • Judul: Invisible City (The Joshua Files #1)
  • Penulis: M. G. Harris
  • Penerjemah: Nina
  • Penerbit: GPU
  • Jumlah Halaman: 381 hal.
  • Rating: ★★★☆☆

Kau memiliki zona teori konspirasi

Blog ini milik:

               Joshua Garcia

Tentang aku:

               Aku anak laki-laki arkeolog Meksiko (Dad) dan dosen sejarah Inggris (Mum)

Entri Blog:

Beberapa minggu lalu, aku hanyalah cowok biasa. Cowok yang suka mendengarkan Green Day, Arctic Monkeys, dan Nirvana. Cowok yang ikut kelas capoeira dan lumayan jago melancarkan tendangan putar.

Suatu hari Dad dilaporkan meninggal dalam kecelakaan pesawat, dalam salahsatu perjalanannya untuk meneliti sisa-sisa peradaban Maya di Meksiko. Tetapi, benarkan itu kecelakaan? Kenapa email-email Dad sepertinya menunjukkan sebaliknya?

– – –

 

Hidup Josh yang normal berubah menjadi luar biasa setelah menemukan fakta aneh dibalik meninggalnya ayahnya. Berangkat dari pemikiran bahwa ayahnya meninggal secara tidak wajar, Josh pun mulai mencari tahu. Hanya saja, tindakan John itu dianggap sebagai ‘efek samping’ dari duka kehilangan sosok yang ia kagumi. Ibunya bahkan menganggap Josh tidak jadi ‘sinting’ dengan benar (hal. 17).

Tapi Josh tidak peduli. Baginya menemukan penyebab kematian ayahnya adalah hal terpenting untuk saat ini. Ia tak bisa lagi hidup dengan normal setelah banyak petunjuk yang membuatnya semakin yakin. Maka ia pun meninggalkan sekolah, capoeira, ibunya, dan mulai mencari petunjuk bersama kedua temannya, Tyler dan Ollie.


“Aku tak tahu lagi masa depan itu apa. Apa yang biasanya dilakukan orang-orang setelah kejadian seperti itu? Aku sama sekali tak tahu harus memulai dari mana” – Josh (hal. 30)


The Joshua Files adalah buku anak-anak. Kisah petualangan seorang anak berumur 13 tahun yang diceritakan dengan gaya khas anak-anak. Sederhana, beralur cepat, dan heroik. Jadi, jika kau memilih buku ini untuk sebuah petualangan mendebarkan dengan banyak kejutan-kejutan dan tipuan maka kau akan kecewa. Bahkan ada beberapa plot hole yang bisa kita temukan jika membaca cukup teliti. Namun sekali lagi karena ini buku anak-anak, maka beberapa kekurangan yang kusebutkan diatas tentu tidak berlaku untuk buku ini. Konflik dan penyelesaian masalahnya tentu telah disesuaikan dengan kemampuan anak-anak dalam bernalar. Meskipun beberapa kali si tokoh utama nyaris mati dengan cara yang mengerikan, tetap saja ini tergolong bacaan ringan bagi orang dewasa (lol).

IMG_20160305_122957_HDRKekuatan terbesar buku ini terletak pada unsur sejarahnya. Lahir dari ayah yang berdarah Meksiko tentu saja membuat penulis mudah untuk mengunjungi reruntuhan suku Maya yang terkenal memiliki peradaban tinggi. Melalui Josh kita diajak untuk menelusuri kembali peninggalan suku Maya yang pernah menggemparkan dunia dengan teori ‘kiamat’nya di tahun 2012. Kita juga diajarkan beberapa huruf heroglif dan bahasa suku Maya.

Buku ini tidak hanya membawa kita pada petualangan berburu pelaku pembunuhan ayah Josh. Tapi juga mengungkap fakta-fakta tentang suku Maya yang misterius, serta ramalan kiamat 2012.


“Setiap kehidupan dibentuk dari satu momen: momen ketika seseorang mengetahui, sekali dan untuk selamanya, siapa dirinya yang sesungguhnya” (kutipan dari seorang penyair yang bernama Jorge Luis Borges di hal. 267)


“Kau tidak boleh menghianati dan berbohong pada keluarga.” – Kepala Suku (hal. 284)


Advertisements