Tags

,

url

  • Judul: November 9
  • Penulis: Colleen Hoover
  • Genre: Romance-Adult-Young Adult
  • Bahasa: Inggris
  • Jumlah Halaman: 320 hal

 

Disebuah restoran, Fallon bertengkar dengan ayahnya karena tak diizinkan untuk pindah ke New York. Ia begitu terpojok dengan kata-kata ayahnya sampai seorang pria tiba-tiba datang dan mengaku sebagai pacar Fallon. Ben, nama pria itu. Ayahnya tidak menyukai Ben yang cenderung mendukung rencana Fallon. Itu membuat Fallon senang dan akhirnya mengikuti permainan ‘pacar jadi-jadian’ Ben.

Setelah kejadian tak terduga itu, Fallon dan Ben berjanji untuk bertemu setahun sekali pada tanggal 9 November. Ben berjanji akan menulis kisah ajaib hubungan mereka dan membuatnya best seller. Dan dari sinilah kisah cinta Fallon dan Ben berawal.

Ini novel kedua Colleen Hoover yang saya baca setelah Losing Hope. Saya begitu terpukau dengan kemampuan CoHo mengeksplorasi emosi tokohnya hingga membuatku berekspketasi tinggi terhadap novel ini. Baiklah, saya akan bahas novel ini dalam 4 poin:

  1. Karakter tokoh.

Tokoh-tokoh yang diciptakan CoHo selalu bisa membangun simpati pembacanya. Saya tidak memungkiri bahwa awalnya saya membenci karakter gampangan Fallon. Tapi setelah membaca cukup jauh, saya jadi mengerti kenapa dia seperti itu. Karakternya sangat kuat sehingga pembaca tak punya alasan untuk membencinya. Dan Ben! Dari luar terlihat dia adalah sosok yang sempurna. Pintar, baik, romantis, lucu, dsb! Tapi ketahuilah bahwa tak ada orang yang sempurna. Tak ada hidup yang sempurna. Dan Ben bukan sosok yang sempurna.

  1. Gaya Menulis

Emosional! Ini yang selalu saya rasakan saat membaca karya CoHo. Tak terkecuali November 9. CoHo bisa mengekspresikan perasaan tokohnya dengan sangat baik melalui kata-kata yang sederhana, bahkan cenderung blak-blakan. Kita bisa merasakan sisi rapuh Fallon dari caranya bertutur, dan merasa terlindungi dari gambaran sikap Ben.

  1. Konflik

Grafik alur cerita November 9 membentuk kurva yang curam menjelang akhir cerita. Saya sempat merasa jengah dengan tarik ulur kisah cinta Fallon dan Ben. Saya berpikir kenapa kisah ini tidak segera disudahi jika konfliknya hanya berputar di masalah yang sama? Tapi tidak! Ada kejutan-kejutan diakhir cerita yang akan mengaduk-aduk emosi pembaca. Saya jamin ini cukup untuk membuat seseorang menangisi takdir kedua tokohnya.

  1. Eksekusi Ending

Sempurna. CoHo memilihkan akhir terbaik bagi kedua pasangan ini. Pembaca akan meletakkan buku ini sambil menyeka sudut matanya dan merasa hatinya mengempis setelah mengembang cukup besar (lol). Bagian terbaik novel ini terletak pada cara Fallon mengambil keputusan. Saya yakin kesan terhadap novel ini tak akan hilang setelah sehari ditinggalkan. Kecuali, jika kau membaca novel yang lebih emosinal dibanding ini.

Jadi untuk keseluruhan, saya beri 8/10 untuk novel ini. di Goodreads saya beri 4 bintang.

Oh ya, awal desember nanti GPU akan kembali menerbitkan novel Colleen Hoover yang berjudul Maybe Someday. Mudah-mudahan seemosinal novel-novel sebelumnya. Kita tunggu saja.

 

 

Advertisements